Pj Sekdaprov Sumut Luncurkan Program One Day No Car untuk Transformasi Budaya Kerja ASN

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sedang bergerak menuju transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan meluncurkan kebijakan yang dikenal sebagai One Day No Car. Kebijakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan merupakan langkah strategis untuk mengubah pola pikir dan perilaku ASN dalam menjalankan tugas mereka. Dalam sebuah webinar yang diadakan pada 6 April 2026, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan perubahan yang lebih signifikan dalam cara kerja dan interaksi ASN dengan masyarakat.
Memahami Konsep One Day No Car
Konsep One Day No Car perlu dipahami lebih dari sekadar larangan menggunakan kendaraan pribadi selama satu hari. Sulaiman Harahap menjelaskan bahwa tujuan dari kebijakan ini adalah untuk mendidik ASN mengenai pentingnya penggunaan transportasi publik dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Dengan cara ini, diharapkan ASN dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam berpartisipasi dalam program yang lebih ramah lingkungan.
Manfaat Strategis Kebijakan
Penerapan kebijakan One Day No Car diharapkan dapat menghasilkan berbagai manfaat strategis, antara lain:
- Mendukung penghematan energi
- Menurunkan tingkat polusi udara
- Mengurangi kemacetan lalu lintas
- Mendorong penggunaan transportasi publik
- Membentuk karakter ASN yang lebih disiplin dan bertanggung jawab
Dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, terutama di pusat pemerintahan dan kawasan perkotaan.
Transformasi Budaya Kerja ASN
Transformasi budaya kerja ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah diatur dalam Surat Edaran Gubernur Sumut Nomor 000.8.6.1/001/IV/2026 tanggal 2 April 2026. Sulaiman menyatakan bahwa perubahan ini bukan hanya berkaitan dengan cara berpikir dan cara melayani, tetapi juga mencakup perilaku sehari-hari aparatur. ASN diharapkan dapat menunjukkan sikap yang lebih efisien, tertib, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas mereka.
Pola Pikir dan Perilaku ASN
Budaya kerja yang baru harus tercermin dalam sikap ASN di setiap aspek kehidupan mereka. Hal ini mencakup:
- Perubahan cara berpikir dalam menjalani tugas
- Perbaikan dalam cara melayani masyarakat
- Peningkatan koordinasi antar ASN
- Adopsi perilaku yang lebih ramah lingkungan
- Penerapan prinsip efisiensi dalam bekerja
Sulaiman menekankan bahwa setiap kebiasaan birokrasi, sekecil apa pun, dapat memiliki dampak signifikan terhadap konsumsi energi dan kualitas udara, serta citra pemerintah di mata masyarakat.
Implementasi Kebijakan Secara Bertahap
Implementasi kebijakan One Day No Car harus dilakukan dengan pendekatan yang terukur dan sesuai dengan karakteristik wilayah serta kebutuhan pelayanan publik. Sulaiman menjelaskan bahwa langkah ini tidak dapat dilaksanakan secara sembarangan, melainkan perlu disusun dengan baik untuk memastikan keberhasilan dan penerimaan yang positif dari ASN dan masyarakat.
Peran Webinar dalam Sosialisasi
Webinar Sesi III Tahun 2026 yang diadakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumatera Utara merupakan salah satu cara untuk mensosialisasikan kebijakan ini. Kegiatan daring ini diikuti oleh ASN di lingkungan Pemprov Sumut, akademisi, serta pengamat transportasi perkotaan. Melalui forum ini, diharapkan dapat terjadi diskusi yang konstruktif dan berbagi pengetahuan mengenai penerapan One Day No Car.
Menjadi Teladan bagi Masyarakat
Kebijakan One Day No Car diharapkan dapat berfungsi sebagai instrumen edukasi yang tidak hanya berlaku bagi ASN, tetapi juga bagi masyarakat umum. Sulaiman menekankan pentingnya keteladanan birokrasi dalam mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program-program yang ramah lingkungan. Dengan demikian, perubahan pola pikir dan perilaku akan terjadi secara berkelanjutan.
Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan
Selain manfaat langsung yang diperoleh dari pengurangan penggunaan kendaraan pribadi, kebijakan ini juga memiliki tujuan jangka panjang, yaitu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. ASN diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mengedukasi masyarakat tentang dampak positif dari penggunaan transportasi publik.
Kesiapan ASN dalam Menghadapi Perubahan
Kesiapan ASN dalam menghadapi perubahan ini merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pelaksanaan kebijakan. Sulaiman menekankan bahwa perubahan budaya kerja tidak dapat terjadi dalam semalam. Diperlukan waktu dan usaha untuk membentuk kebiasaan baru yang lebih baik.
Membangun Budaya Kerja yang Produktif
Pembangunan budaya kerja yang produktif dan efisien menjadi prioritas dalam kebijakan ini. ASN diharapkan dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada dan menunjukkan komitmen mereka dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik. Hal ini akan berdampak positif tidak hanya bagi ASN itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat yang mereka layani.
Pentingnya Keterlibatan Masyarakat
Keterlibatan masyarakat dalam mendukung kebijakan One Day No Car sangatlah penting. Sulaiman berharap masyarakat dapat menyambut baik inisiatif ini dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang mengedukasi serta mengajak mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Strategi Sosialisasi yang Efektif
Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan strategi sosialisasi yang efektif. Hal ini bisa dilakukan melalui berbagai media, baik daring maupun luring, agar pesan mengenai pentingnya kebijakan ini dapat tersebar luas. ASN diharapkan dapat berperan aktif dalam menyampaikan informasi dan mendidik masyarakat mengenai manfaat dari pengurangan penggunaan kendaraan pribadi.
Diharapkan dengan pelaksanaan kebijakan One Day No Car, tidak hanya terjadi perubahan dalam tata kelola ASN, tetapi juga bisa membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Transformasi yang diharapkan ini bukan hanya sekadar slogan, tetapi sebuah upaya nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
➡️ Baca Juga: Pernyataan Komandan Garda Revolusi Iran usai Serang Pangkalan AS di Qatar
➡️ Baca Juga: Konflik di Konferensi Global Jadi Perhatian Dunia

